Topi Promosi

Topi promosi adalah topi yang yang didesain khusus sebagai media promosi, biasanya mengandung logo atau tulisan mengenai sebuah produk, perusahaan atau brand tertentu.

Setiap kali seseorang (pelanggan atau karyawan Anda) memakainya, perusahaan atau merek Anda mendapat perhatian publik. Gratis.

Dan semakin sering orang melihatnya, semakin kuat brand Anda menancap dalam benak mereka – Setelah semua, itulah tujuan promosi Anda.

Ya, idealnya begitu…

Sayang sekali, didunia nyata kebanyakan topi promosi gagal berfungsi.

Alih-alih memperkuat brand awareness Anda. Yang terjadi justru sebaliknya. Publik mengabaikan iklan berjalan Anda. Hingga pada akhirnya, Anda hanya memboroskan anggaran pengadaan topi kantor Anda.

Parahnya lagi, Anda bahkan tidak menyadari itu.

Pertanyaannya, mengapa topi promosi Anda gagal menjalankan tugas ?

Dan bagaimana menghindarinya… agar topi promosi Anda berfungsi maksimal ?

Pada artikel ini saya akan berbagi 3 tips mendesain topi promosi (plus contoh), agar topi kantor Anda berikutnya…. mampu bekerja efektif mempromosikan perusahaan Anda.

Jadi, teruskan membaca :

3 Tips mendesain topi promosi yang efektif menarik perhatian calon konsumen

Segera setelah Anda menerapkan 3 tips berikut… Anda tidak perlu bertanya-tanya lagi, apakah topi promosi Anda efektif atau mubazir.

Mari kita mulai dengan yang pertama :

#1 Tips : Efek Halo alias konsumen menghakimi perusahaan Anda setelah melihat kualitas topi Anda

Don’ judge a book by it’s cover, kata pepatah.

Sayang sekali, perilaku asli manusia menjungkirbalikkan pepatah diatas.

Yang terjadi adalah…  manusia menghakimi sesuatu berdasarkan penampilan luarnya (apa yang kita lihat).

Dan hasil riset psikologi membuktikan kebenaran fakta tersebut.

Biar saya jelaskan :

Dalam psikologi dikenal fenomena bernama Efek Halo.

Efek Halo adalah salah satu bias kognitif yang terjadi apabila kesan menyeluruh akan seseorang atau sesuatu didapat dari menggeneralisasi salah satu karakteristiknya – Wikipedia

Atau dengan kata lain, hasil penilaian kita pada salah satu bagian mempengaruhi penilaian kita terhadap keseluruhan.

Contohnya :

Katakanlah Anda bertemu 2 orang agen asuransi. Satu berwajah tampan, bersih dan ber-jas rapi. Satu lagi berwajah brewok & berkemeja lusuh.

Dan inilah yang terjadi : Anda menilai agen 1 lebih dapat dipercaya, dan membeli darinya, daripada agen 2. Hasil penilaian Anda terhadap penampilan, membuat Anda menggeneralisir penilaian terhadap keseluruhan agen tersebut (jika tampan, rapi & bersih maka tentu orang ini kredibel)…

Hasil riset lain pada siswa sekolah menemukan hal yang sama. Saat 2 orang guru ditampilkan, dimana 1 guru berkacamata sementara yang lain tidak… para siswa menilai guru berkacamata sebagai lebih pintar dan profesional (walau faktanya tidak).

Jadi jelas. Jangan main-main dengan kualitas topi promosi Anda – Kualitas itu meliputi bahan, model, jahitan, sablon atau bordir-nya.

Publik otomatis menilai kualitas perusahaan Anda dari kualitas topi Anda (atau barang promosi Anda lainnya).

Karena tidak peduli perusahaan Anda bonafid & kredibel…. orang cenderung menilai Anda dibawah rata-rata jika kualitas topi promosi Anda jelek.

Begitupun sebaliknya. Meski perusahaan Anda baru berdiri, skala UKM, namun konsumen cenderung menilai perusahaan Anda jauh lebih berkualitas jika topi promosi Anda memakai bahan premium.

Berikut scontoh topi berkualitas sebagai acuan Anda :

Jadi… ketika Anda memesan topi promosi pada pabrik topi custom, pastikan Anda memesan kualitas premium.

Jauh lebih efektif memesan sedikit topi premium…. daripada memesan banyak topi murah bermutu rendah. Jangan biarkan Nila setitik merusak susu sebelanga.

#2 Tips :  Satu topi, satu pesan

Ada kepercayaan lama yang menyesatkan para pebisnis seperti Anda :

Bahwa… semakin banyak Anda menambahkan pesan kedalam topi, semakin efektif promosi Anda. Pesan itu bisa berupa slogan, logo, gambar produk, alamat toko, nomor telepon, dsb……

Namun percaya saya, dampaknya justru kontraproduktif. Karena semakin banyak pesan dalam topi, semakin sulit orang mencerna (dan mengingat) apa yang anda ingin sampaikan.

Jadi cukup memasang 1 pesan saja. Terserah itu tag line Anda, atau nama brand Anda (logo).

Contohnya seperti dibawah…

Ingat Ini :

Topi bukan alat penjualan.

Sebagai iklan berjalan, topi promosi berguna memperkuat ingatan konsumen terhadap perusahaan Anda.

Ketika merek Anda sudah menancap dalam top of mind konsumen, penjualan Anda akan mengurus dirinya sendiri.

Ibarat main bilyar, Anda memukul satu bola untuk memasukkan bola yang lain.

#3 Tips : 1 model topi untuk 1 segmen konsumen

Produk Anda beragam ? Atau Anda menyasar segmen pasar beragam ?

(Anda mengangguk)

Maka hindari membuat topi, seragam untuk semua segmen pasar Anda.

Mari saya beri contoh kasus :

Produsen mobil Ford mengeluarkan banyak type mobil untuk segmen pasar berbeda.

Misalnya, mereka punya type sedan Ford Focus untuk segmen eksecutive perkotaan. Sementara untuk segmen pekerja lapangan semisal pertambangan & perkebunan, mereka menawarkan type truk Ford Ranger….

Apa yang suka dari Ford, mereka menyediakan 2 topi souvenir berbeda untuk kedua segmen tersebut :

Atau misalkan Anda menyasar segmen perempuan. Maka Anda mungkin perlu mempertimbangkan model topi bucket sebagai media promosi ketimbang topi jaring (trucker)….

Atau mengikuti langkah Red Bull, produsen minuman energi yang menyasar anak muda penggemar olahraga ekstrim.

Salah satu topi promosi Red Bull dibawah (kebetulan mereka memilih model snapback  a la topi distro)…  menunjukkan bahwa mereka paham betul siapa target pasarnya

 

pabriktopi

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *